Pantai Sawarna merupakan tempat wisata yang banyak dikunjungi banyak wisatawan baik lokal maupun mancanegara. Tempat wisata Pantai Sawarna yang mulai dikenal sejak tahun 2000-an ini terkenal dengan keindahan Pantai dan Gua-nya.

Sawarna sendiri merupakan nama sebuah desa yang terletak dikecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten dengan kode POS 42393.

Destinasi wisata pantai yang menghadap langsung dengan Samudra Hindia, itu sebabnya ombaknya cukup besar dan cocok untuk olahraga selancar(surfing). Banyak turis lokal atau luar negeri yang datang untuk menantang ombak yang menantang di Sawarna, di bulan – bulan tertentu ombak di Sawarna bisa mencapai 7 meteran.

Sawarna memiliki pantai dengan pasir putih yang panjang, banyak kegiatan yang bisa dilakukan di Sawarna seperti berenang, olah raga pantai, surfing, berjembur, bermain pasir, menjelajah gua, menikmati sunset dan surise, wisata budaya, wisata sejarah dan kuliner.

Mayoritas Penduduk Sawarna berprofesi sebagai petani dan nelayan, namun sejak dikenal sebagai Desa Wisata, banyak penduduk lokal Sawarna yang memiliki profesi sampingan sebagai guide (Pemandu Lokal). Juga mendirikan bale – bale dengan warung yang menyajikan berbagai jajanan dan makanan. Juga beberapa warga ada yang menyulap rumahnya menjadi penginapan.

Sekarang Sawarna menjadi salah satu wisata andalan di Banten, khususnya di Lebak, sudah banyak insprastruktur pendukung yang dibangun, seperti perawatan dan perbaikan jalan raya baik yang menuju Desa Sawarna maupun jalan menuju tempat wisata yang ada di Sawarna, dibangunnya tiga jembatan permanen dari beton dan baja kokoh yang dulunya jembatan dari bambu dan tambang goyang, dan banyak rencana pembangunan lainnya yang akan segera direalisasikan.

Sawarna pertama kali menjadi buah bibir banyak orang karena keindahan pantainya yang masih bersih dan asri, ditandai sejak tahun 2000-an foto pantai Sawarna sudah ada di mesin pencarian google. Berkat banyak blogger traveller indonesia yang liburan kesini dan berbagi cerita selama liburan di Sawarna.

Sejarah Sawarna

Sejarah mengenai “Sawarna” ada dua versi yang berkembang di masyarakat, berikut pembahasannya :

  • Versi Pertama

Sejarah ini bermula pada tahun 1907, saat Indonesia masih dijajah. Seorang pria dari kebangsaan Belanda yang bernama Jean Louis membuka lahan perkebunan kelapa seluas 54 hektare. Perkebunan tersebut terletak di sekitar pantai Ciantir(Pasir Putih) dan Tanjung Layar. Para perkerjanya kebanyakan dari luar Banten, tepatnya berasal dari Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Seiring berkembangnya zaman dan pertumbuhan jumlah penduduk yang semakin meningkat, terbentuklah komunitas bernama Sawarna. Namun karena ada perbedaan logat dan dialek mengakibatkan kata Sawarna disalah artikan. Dari nama Sawarna, menjadi kata “Sorana” yang berarti Suaranya.

  • Versi kedua

Sejarah kata Sawarna berasal dari nama kepala desa pertama di daerah ini yang bernama Swarna. Beliau hidup pada era sekitar tahun 1900 an . Secara bahasa (Bahasa Sunda) kata Swarna (Sawarna) mempunyai arti satu warna.

Ada juga penduduk lokal yang mengatakan, kalau kata Sawarna menandakan bahwa penduduk di desa tersebut ya satu warna.

Jean Louis Van Gogh memiliki cita-cita, yakni ingin tempat usahanya ini dikenal hingga ke mancanegara. Entah apa hubungannya antara cita-cita orang Belanda tersebut dengan apa yang terjadi pada Sawarna saat ini, yang pasti Masyarakat sekitar meyakini bahwa Desa Sawarna ini suatu saat akan dikenal sebagai desa yang syarat akan keindahan alamnya.

Saat ini Desa Wisata Sawarna dikenal sebagai daerah yang mempunyai banyak spot pantai yang indah. Banyak turis lokal maupun mancanegara yang datang untuk berlibur menghabiskan waktu senggangnya. Banyak juga para peselancar dari berbagai negara datang ke Pantai Sawarna untuk mencoba kenikmatan ombaknya.

Selain itu, Sawarna juga memiliki sejarah kelam. Dulu ratusan ribu nyawa yang menjadi romusha mati sia-sia akibat pembuatan jalur Jalur Kereta Api Saketi-Bayah. Namun saat ini hanya tersisa puing-puingnya saja dan itupun sudah banyak yang hilang entah kemana.

Pantai Tanjung Layar

Tanjung Layar Sawarna

Tanjung Layar Sawarna – wikipedia

Pantai Tanjung Layar merupakan salah satu wisata unggulan Sawarna. Ciri khas yang mencolok dari tempat wisata ini adalah 2 kamar berukuran besar yang menyerupai layar kapal yang siap berlayar.

Jika ada yang tanya, spot yang paling terkenal di Sawarna dimana ya ? Sudah pasti jawabannya Tanjung Layar. Tanjung Layar ini merupakan pantai pertama di Desa Sawarna yang namanya melejit di dunia pariwisata. Karena pantainya sangat unik dan berbeda dengan pantai manapun.

Mitos Tanjung Layar dengan Sangkuriang dan Kabayan

Pada saat Belanda masih menjajah, Tanjung Layar ini dikenal dengan sebutan Java’s Eerste Punt yang artinya “ujung pertama Pulau Jawa”. Dan sejarah tentang Pantai Tanjung Layar diceritakan dalam Babad Sunda dan Legenda (dongeng) pesisir selatan.

Konon kedua karang besar yang menyerupai layar kapal tersebut merupakan jelmaan dari dua buah kekuatan yang kelaknya akan jadi kapal Sangkuriang. Kapal yang dibuat pada saat akan melangsungkan pernikahan dengan ibunya sendiri yang bernama Daya Sumbing.

Namun sayangnya Sang Hyang Widi murka akan tindakan Sangkuriang yang bersikeras ingin menikahi Ibunya sendiri. Diamuklah semua peralatan yang kapal termasuk kedua layar tersebut.

Dikisahkan bahwa kapal tersebut ditendang kesebelah utara menjadi Tangkuban Perahu. Sedangkan untuk layarnya ditendang ke sebelah selatan yang kemudian sekarang dikenal dengan Tanjung Layar.

Selain legenda tentang Sangkuriang, di sekitar Tanjung layar juga terdapat sebuah karang yang berbentuk pijakan kaki. Karang tersebut dinamakan jejak kaki Kabayan (Tokoh  Fiksi Sunda), baca selengkapnya di halaman Kabayan.

Pantai Pasir Putih

Pantai Pasir Putih Sawarna

Pantai Pasir Putih Sawarna – google image

Pantai Pasir Putih merupakan wisata unggulan Sawarna dengan luas pasir putih terpanjang dibanding dengan pantai lainnya. Pantai yang paling banyak dikunjungi wisatawan saat liburan ke Sawarna.

Pantai terletak di daerah Ciantir, tidak jauh dari Tanjung layar. Jika di Tanjung layar hanya biasa dipakai untuk sekedar bersantai dan berfoto maka beda lagi dengan Pantai Pasir Putih. Disini banyak kegiatan yang bisa dilakukan seperti erenang, olah raga pantai, surfing, berjembur, dan bermain pasir. Saat libur panjang tiba, pantai ini akan di padati banyak wisatawan.

Pasirnya yang putih serta terhampar luas menjadi ciri khas pantai ini. Di sore harinya kita bisa menikmati indahnya sunset di pantai ini.

Legon Pari

Legon Pari Sawarna

Legon Pari – google image

Legon Pari merupakan salah satu pantai Sawarna yang masih sedikit diketahui wisatawan, selain karena minimnya informasi dan petunjuk arah menuju wisata ini, juga akses jalan yang masih rusak dan perlu tenaga ekstra untuk sampai ke pantai ini.

Jika Tanjung layar merupakan daratan yang menjorok ke lautan, maka lain halnya dengan Legon pari, disini lautanlah yang menjorok ke daratan. Legon Pari berasal dari kata Laguna, ya karena bahasa sunda jadilah disebut Legon. Sedangkan Pari adalah ikan laut yang dulu banyak ditemukan di tempat ini, namun sekarang ini sudah jarang ditemui karena mengalami kepunahan.

Letak Legon Pari lumayan jauh dari Tanjung Layar, wisatawan yang masuk ke daerah ini pun belum banyak. Rasa lelah selama perjalanan menuju Legon Pari akan terbayar setelah sampai. Karena di pantai ini merupakan tempat paling eksotis di sawarna, hanya saja akses jalannya yang masih kurang memadai.

Namun sebenarnya pantai ini bisa di akses dengan jalan kaki dari jalan utama, namun akan memakan waktu yang lama. Disarankan lebih baik naik ojek lokal saja agar cepat sampai.

Sesampainya di tempat ini akan disuguhi pemandangan menakjubkan dari Pantai ini. Pasirnya yang masih bersih serta suasana alam yang memang masih alami, tenang serta jauh dari hiruk pikuk dunia modern.

 

Karang Beureum

Karang Beureum

Karang Beureum – ig : me_ardin

Karang Beureum merupakan Pantai Sawarna yang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu karangnya memiliki warna kemerah-merahan. Tepat 50 meter dari bibir pantai terdapat karang yang membentuk benteng yang memecah deburan ombak.

Ombak di pantai ini relatif kecil, jadi aman untuk bermain air atau mencari biota laut seperti ikan, tumbuhan dan makhluk hidup laut lainnya. Tapi tetap harus memperhatikan batuan karang yang di pijak, karena sedikit licin dan banyak karang tajam.

Untuk pantai Karang Bereum berada di sebelah barat Legon Pari, letaknya begitu dekat dengan tempat pertama kali sampai. Di Karang Bereum terdapat hamparan karang juga, namun tidak sebesar Karang Taraje karangnya,letaknya ada di tengah dari bibir pantai. Dari jauh sobat juga bisa melihat air terjun, namun yang berbeda disini ombaknya relatif kecil.

Karang Taraje

Karang Taraje Sawarna

Karang Taraje Sawarna – google image

Karang Taraje berada di sebelah Timur dari arah Legon Pari. Dari jauh akan terlihat hamparan banyak karang. Tempat ini merupakan spot foto yang paling banyak diminati wisatawan khususnya para photografer. Karena lokasinya memang sangat Indah dan menakjubkan.

Di pantai ini kita bisa melihat semacam air terjun yang turun dari karang. Air terjun tersebut terbentuk dari deburan ombak yang menghempas ke karang, namun ketika berada di atas karang harus mempertikan keselamatan, jangan sampai melewati bagian terjal, karena bisa berakibat fatal. Karena obak besar bisa saja tiba-tiba datang.

Pulo Manuk

Pantai Pulo Manuk

Pantai Pulo Manuk Sawarna – sawarna.net

Pulo Manuk merupakan pantai yang masih masuk kawasan Desa Sawarna, namun dikelola oleh pihak Perum Perhutani. Pantai yang memiliki karakteristik mirip dengan pantai Pasir Putih, namun yang membedakannya terdapat pulau yang menjadi tempat tinggal kawanan berbagai jenis burung.

Jika dari arah Malingping maka sebelum sampai Pantai Sawarna, Pantai inilah yang pertama akan menyambut. Pulo Manuk berasal dari bahasa sunda yang berarti “Pulau Burung“. Kenapa disebut seperti itu ? karena daerah ini sering digunakan sebagai tempat migrasi kawanan burung dari segala pulau termasuk negara Australia.

Letaknya yang berdekatan dengan Leweung (hutan) Saketeng, tempat ini masih terlihat rimbun serta masih banyak hewan seperti kera dan lutung yang turun ke jalan. Tidak perlu takut, mereka tidak liar kok. Biasanya wisatawan yang tertarik sering memberi kera makanan ringan seperti kacang atau sekedar air minum.

Selian itu, di pantai ini pula terdapat spot berenang yang sangat mengasyikkan. Ombak di Pantai ini sangat tenang sob, jadi sangat mendukung untuk bermain air. Tidak jauh dari bibir pantai, terdapat sebuah karang yang besar . Wisatawan bisa mencapainya hanya saat air surut saja, atau bisa juga menyewa perahu nelayan untuk sekedar melihat lebih dekat karang tersebut.

Karang Bokor

Karang Bokor Sawarna

Karang Bokor Sawarna – wisata.id.sawarna.net

Karang Bokor ini letaknya berada di pertengahan Leweung/Hutan saketeng. Keindahan Karang Bokor ini terdapat pada tebing yang terjal berhadapan langsung dengan karang dan laut lepas menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan.

Karang Bokor sangat mencolok karena memang terpisah dari daratan dan tidak ada akses untuk mencapainya. Namun akhir-akhir ini pengelola membuat sebuah akses jalan tepatnya di Leweung Saketeng agar wisatawan dapat mengunjungi dan melihat lebih dekat bentuk dan keindahan dari karang ini.

Karang bokor menawarkan keindahan yang akan memanjakan mata wisatawan, suasana diatas tebing yang menghadap ke karang bokor dan lautan lepas juga suara deburan ombak yang sangat keras terdengar cukup nyaring di telinga. Namun sobat perlu hati-hati khususnya saat sedang berfoto, jangan terlalu mendekati tempat yang terjal karena beresiko jatuh.

Pantai Gua Langir

Pantai Gua Langir

Pantai Gua Langir – ig :helenyapp

Pantai Gua Langir merupakan tempat wisata Sawarna yang memiliki 3 jenis wisata dalam satu tempat. Memiliki pantai dengan pasir putih, batuan tebing menjulang tinggi yang indah, dan terdapat banyak gua-gua dengan batuan stalagmit dan stalagtit.

Wisata Pantai Gua Langir ini merupakan tempat wisata yang lumayan ramai dengan wisatawan pada hari biasa maupun hari liburan, walapun kalah populer dengan Pantai Tanjung Layar dan Pantai Pasir Putih, pantai ini layak dikunjungi saat anda liburan ke Sawarna.

Tapi wisatawan yang datang ke tempat ini tidak akan dibuat kecewa dengan pemandangan alam sekitar Gua ini, Hamparan pasir pantai dan karang serta kealamiannya masih terjaga dengan baik.

Bahkan masih banyak ditemukan kera yang bergelantungan di area hutan sekitar, tapi tak perlu risau meskipun liar tak ada riwayat yang menyatakan bahwa kawanan kera ini menyerang manusia.

Gua Langir merupakan tempat wisata yang akan pertama kali di lewati jika mengambil rute dari arah Malingping, karena letaknya yang begitu dekat dengan tanda bahwa sampai di Sawarna. Tepat di bawah tanjakan cariang, disanalah surga ini tersembunyi. Di area ini terdapat beberapa Gua dengan nama yang berbeda , penasaran apa saja ? Berikut daftar gua-guanya :

Gua Langi

Asal usul kenapa gua ini dinamakan Gua Langir, kata Langir berasal dari bahasa Sunda yang artinya Kalajengking. Pengunjung tak perlu panik, meski namanya Gua Kalajengking tapi bukan berarti didalamnya terdapat banyak kalajengking.

Didalam Gua banyak air yang menetes dari dinding tebing, bentuk bebatuan yang terlihat simetris namun ada juga yang tak beraturan. Ruangan yang gelap dan bebatuan yang besar dan basah.

Gua Seribu Candi

Gua ini bernana Seribu Candi karena banyak batuan stalagmit-nya yang menyerupai stupa candi dengan jumlah banyak. Saking banyaknya mungkin ini sebabnya sehingga dinamakan Gua Seribu Candi. Meski memiliki lorong yang pendek namun didalam gua ini terdapat banyak ornamen alam yang indah.

Gua Kanekes

Kanekes merupakan nama daerah tempat suku Baduy tinggal, letaknya berada di pedalaman Banten tepatnya di Kanekes, Leuwidamar, Lebak, Banten. Gua ini dinamakan Kanekes karena dahulu orang-orang Baduy(disebut orang Kanekes) sering berkunjung ke gua ini untuk mengambil sarang walet dan kelelawar. Gua berbentuk horizontal ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 85 meter.

Gua Harta Karun

Menurut cerita pada zaman dahulu Gua Harta Karun ini digunakan penjajah Jepang untuk menyimpan harta rampasan. Tidak ada satupun orang yang tahu kemana harta rampasan itu sampai sekarang. Bentuk dalam gua ini kurang menarik seperti Gua yang lainnya, terlihat di bagian depan Gua yang ditumbuhi vegetasi hijau.

Gua Lalay

Gua Lalay

Gua Lalay – ig: mynameisvonn

Nama Gua Lalay yang diambil dari Bahasa Sunda yang berarti Gua Kelelawar. Jika tertarik untuk menjelajah, di sarankan agar menggunakan jasa guide. Sebab, guanya sangat dalam dan dikhawatirkan sobat akan sedikit kesulitan. Di dalam terdapat danau kecil, airnya sejuk. Wisatawan yang berkunjung biasanya akan merasakan pengap di perjalanan namun akan terasa sejuk jika sudah sampai di dalam.

Ketika pertama kali melangkah masuk akan dimanjakan dengan pemandangan stalaktit dan stalakmit yang telah terbentuk selama puluhan hingga ratusan tahun lalu .

Gua Lalay ini tidak sepopuler wisata lain yang ada disawarna, dari sekian banyak tempat wisata mungkin Gua ini yang paling tersembunyi dan tidak diketahui banyak orang. Hal itu bisa dilihat dari jarangnya wisatawan yang datang ke kawasan ini.

Batuan yang ada di dalam gua begitu sangat menakjubkan. Yang menjadi masalah utama menuju Gua Indah ini yaitu aksesnya yang kurang memadai dan tidak jarang pula akan menemukan lintasan yang terjal, jadi perlu berjuang sedikit keras untuk sampai ke Gua Lalay.

Karena belum terlalu banyak fasilitas yang tersedia di lokasi tersebut, saya sarankan membawa bekal makanan, minuman serta kotak P3K untuk mencegah cedera ringan di Perjalanan.

Mitos yang Berkembang

Mitoasnya dulu didalam Gua Lalay itu ada Belut sebesar tumbukan padi. Belut ini tidak pernah mengganggu, karena mungkin tugasnya hanya sekedar menjaga Gua ini dari tangan-tangan jahil yang merusak.

Berdasarkan cerita yang berkembang di masyarakat desa, belut mistis biasanya keluar pada saat menjelang malam hari. Tapi tak seluruh tubuhnya keluar dari gua, hanya kepalanya saja yang muncul.

Meski menyimpan cerita mistis namun tak ada pantangan tertentu bagi wisatawan untuk berkunjung ke tempat ini. Masalah percaya atau tidaknya tentang cerita ini kembali lagi ke pribadi masing-masing karena memang masih mitos dan benar tidaknya mungkin hanya Tuhan yang tahu.

Alamat dan Rute Menuju Pantai Sawarna

Pantai Sawarna berada di Desa Sawarna, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten. Sawarna memiliki Pantai yang berhadapan langsung dengan samudera Hindia. Berikut rekomendasi rute yang digunakan untuk sampai ke Sawarna.

Dari Jakarta

Jalur Barat

  • Jakarta – Serang – Pandeglang – Saketi – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Rangkasbitung – Gunung Kencana – Malingping – Bayah – Sawarna
  • Jakarta – Cilegon – Anyer – Labuan – Malingping – Bayah – Sawarna

Jalur Timur

  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Ciawi, Bogor – Cikidang – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna
  • Jakarta – Bogor – Cijeruk – Cikidang/Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Dari Bandung

  • Bandung – Cianjur – Sukabumi – Cibadak – Pelabuhan Ratu – Cisolok – Sawarna

Menggunakan Transportasi Umum

Jarak dari Jakarta menuju Desa Sawarna lumayan jauh, sekitar 230 KM kurang lebih. Nah, tinggal milih mau menggunalan transportasi umum atau transportasi pribadi. Kalo mau cepat lebih baik menggunakan kendaraan pribadi saja, biasaya bisa ditempuh dengan waktu sekitaran 6-7 jam, kalau menggunakan transportasi umum kurang lebih bisa memakan waktu sampai 9-10 jam.

Jika memilih transportasi umum untuk sampai Sawarna, maka lebih baik naik KRL terlebih dahulu dari Jakarta menuju stasiun Bogor. Dari stasiun naik kendaraan umum menuju Terminal Baranangsiang, dari sini barulah naik Bus menuju Pelabuhan Ratu kurang lebih sekitar 5 jam. Dari Pelabuhan Ratu dilanjutkan naik minibus atau ELF jurusan Bayah atau langsung ke Sawarna juga bisa, kurang lebih makan waktu 2 jam. Oh iya jika turunnya di Terminal Bayah maka tinggal sewa Ojek saja menuju Sawarna, sekitar 20 menit dari situ.

Apa Saja yang bisa di Lakukan ketika Liburan di Pantai Sawarna ?

Renang

Tujuan utama liburan ke pantai pasti untuk menikmati indahnya pantai dengan bermain air atau renang di pantai. Nah Sawarna memiliki banyak spot untuk renang, terutama di Pantai Pasir Putih dan Pulo Manuk. Kita bisa bebas berenang dengan tetap memperhatikan keselamatan.

Surfing

Pantai Sawarna juga memiliki ombak yang ideal untuk olahraga selancar/surf walapun ombaknya tidak sebesar Cimaja. Namun pada setiap libur panjang maupun hari biasa selalu ada saja peselancar yang bermain di area sawarna khususnya di Pantai Pasir Putih.

Peselancar yang datang dari daerah berbagai daerah, mulai dari warga asli sawarna, turis lokal maupun mancanegara. Jika lupa untuk membawa papan selancar, sobat bisa menyewanya di beberapa rental terdekat.

Desa Wisata

Selain dari Wisata Pantainya yang menakjubkan, Sawarna juga memiliki wisata adat tradisional serta lingkungan pedesaan yang masih kental. Desa Sawarna masih bisa merasakan indah dan rukunnya suasana desa, mulai dari pesawahan yang luas, saung saung tradisional serta para petani yang sedang beraktifitas.

Sawarna juga terkenal dengan industri rumahan, penghasil kepala, dan serat akan sejarah penjajahan di Indonesia. Untuk industri rumahan yang terkenal adalah sale, kripik pisang, sagon dll. Juga di Desa Sawarna juga kamu bisa temui leuit(tempat penyimpanan gabah tradisional) walaupun sekarang jumlahnya tidak banyak lagi.

Kamu juga bisa ikut serta dalam pembuatan kerajinan batok kelapa, batik, sale pisang, dan kerajinan daur ulang lainnya.

Menikmati Sunrise dan Sunset yang Indah

Sebagian dari kita mungkin mengira jika hanya daerah pegunung-lah yang mempunyai sunrise memukau. Tapi tunggu dulu, langit pagi hari Sawarna sangat indah apalagi saat sunrise di sore hari.

Jika anda beruntung dapat penginapan dekat sawah, maka setiap pagi sobat akan disambut oleh indahnya fajar dari ufuk timur. Dengan pemandangan hamparan sawah hijau yang terkena sinar mentari di pagi hari menjadi daya tarik tersendiri.

Untuk keindahan sunset di Sawarna jangan ditanya lagi. Kebanyakan wisata pantai selalu menawarkan panorama sunset yang indah, begitupun Sawarna.

Bayangkan pada hari menjelang senja sobat berdua dengan kekasih/pasangan menikmati Sunset sambil melihat ombak berkejaran, luar biasa kan ?

Tracking Gua

Aktivitas Tracking Gua bisa dilakukan dibeberapa tempat, salah satunya yang paling terkenal adalah Gua Lalay, jarak dari pos masuk ke Gua Lalay sekitar 2 km, dengan waktu tempuh sekitar 30 menit dengan jalan kaki, dan 15 menit dengan naik motor.

Untuk masuk ke gua disarankan untuk menggunakan beberapa peralatan safety yang disewakan oleh pengelola wisata. Ditempat berbeda ada juga banyak gua di di Pantai Gua Langir, tempat yang lengkap wisata pantai dan gua berada dalam satu area.

Paket Wisata Sawarna

Paket Wisata khusus rombongan untuk yang akan liburan ke Sawarna dengan jumlah peserta diatas 15 orang, untuk masalah harganya sendiri bervariasi, tergantung jenis paket yang mau diambil. Banyak penginapan atau agen Travel yang menawarkan paket mulai dari menginap, makan, karaoke dll.

Sedikit gambaran mengenai paket biasa yang ditawarkan :

  • Paket penginapan dan makan(paket backpacker)
  • Paket penginapan, makan, dan guide
  • Paket wisata fotografi
  • Paket Full Service

Harga Rata-rata Paket Sawarna dari Jakarta

  • 1 – 15 Orang = Rp. 425.000
  • 16 – 29 Orang = Rp. 400.000
  • 30 – 50 Orang = Rp. 380.000

Dengan harga diatas anda dapat menikmati tour di Sawarna selama 2 hari 1 malam, selain itu kamu juga akan mendapatkan fasilitas seperti :

  1. Air mineral,
  2. Guide lokal,
  3. Es kelapa 1x,
  4. Perlengkapan P3K,
  5. Makan 3x prasmanan,
  6. Retribusi caving Goa Lalay,
  7. Foto dan CD dokumentasi kegiatan wisata,
  8. Penginapan / homstay di Desa Sawarna (Non AC),
  9. Transportasi penjemputan dari tempat yang di tentukan area Jakarta PP,

Rekomendasi Penginapan

Saat ini anda tidak perlu takut mencari penginapan Sawarna, karena sudah beberapa penginapan dekat pantai yang memiliki fasilitas dan pelayanan yang baik dengan harga sewa yang cukup terjangkau, berikut beberapa rekomendasi penginapan Sawarna.

Villa Little Hula Hula

Villa Little Hula Hula Sawarna merupakan Villa & Penginapan Sawarna yang letaknya berada dekat dengan tempat wisata yang ada di Sawarna seperti Pantai Pasir Putih (Ciantir) dan Pantai Tanjung Layar.

Lokasi penginapan sangat strategis karena dekat juga dengan tempat wisata lainnya yang ada di Sawarna. Berada di jalan utama Desa Sawarna, memiliki parkiran sendiri, jadi tidak perlu khawatir dengan keamanan kendaraan anda.

Pulman Lampion Cottage

Pulman Lampion Cottage adalah penginapan Sawarna dengan view langsung pantai, lokasinya berada di pantai Pulo Manuk, salah satu wisata pantai andalan Sawarna. Tempat yang pas untuk menikmati liburan bersama pasangan atau keluarga.

Menikmati sunset dan sunrise menjadi lebih mudah, karena tidak perlu repot jalan jauh dari penginapan ke pantai, hanya beberapa meter saja dari penginapan anda sudah bisa menikmati indahnya langit sore/pagi di pantai Pulo Manuk.

Penginapan Sawarna dengan desain interior kayu yang hampir mendominasi setiap sudut. Rekomendasi penginapan untuk anda yang sedang melangsungkan honeymoon bersama pasangan. Lokasinya sangat strategis, karena dekat sekali dengan tempat wisata pantai dan memiliki parkiran sendiri.

Bukit Indah Sawarna

Penginapan ini sangat dekat lokasinya dengan beberapa tempat wisata di Sawarna seperti Pantai Gua Langir, Karang Bokor,dan Pantai Pasir Putih. Tidak perlu naik motor ataupun kedaraan untuk sampai ke pantai, bisa ditempuh dengan jalan kaki beberapa menit saja hamparan putihnya bisa dijumpai. Sanking dekatnya dengan pantai dimalam hari kamu akan mendengar gemuruh ombak.

Andrew Batara

Andrew Homestay Sawarna adalah penginapan dekat wisata Pantai Sawarna seperti Tanjung Layar dan Pantai Pasir Putih. Penginapan Sawarna yang cocok untuk rombongan yang liburan ke Sawarna. Bisa menampung banyak peserta.

Liburan ke Sawarna bersama keluarga besar, rombongan teman atau komunitas ? Andrew Homestay cocok untuk rombongan besar, memiliki fasilitas yang lengkap dan dekat dengan banyak tempat wisata yang ada di Sawarna.

Pondok Ciantir

Penginapan Pondok Ciantir berada di tengah area pesawahan ini sangat dekat dengan banyak tempat Indah di Sawarna, salah satunya Pantai Tanjung Layar destinasi wisata utama di Sawarna karena merupakan icon di Sawarna.

Sinar Matahari Resort

Sinar Matahari Resort merupakan resort dekat pantai Sawarna dengan desain panggung kayu, berada di area pesawahan yang luas dan dekat dengan icon wisata seperti Pantai Pasir Putih(Ciantir) dan Tanjung Layar, keduanya bisa diakses beberapa menit saja dengan jalan kaki. Memiliki lingkungan yang nyaman dan aman.

Jadi tunggu apa lagi ? Rencanakan liburan anda di Sawarna, nikmati keindahan wisata alam Sawarna dengan pantainya yang masih asri.

The Author

Sawarnabeach.com

Menulis informasi wisata pantai Sawarna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *